Tutup

Layanan

Situs Lainnya

Pertiba Startup & Network

PERTEMUAN STRATEGIS BUPATI MALINAU & YAYASAN PERTIBA

PERTEMUAN STRATEGIS BUPATI MALINAU & YAYASAN PERTIBA


Sinergi Membangun SDM Unggul Perbatasan Melalui Program Desa Sarjana

Hotel Neo Airport, Bandara Soekarno Hatta  Tangerang, Jakarta

 

Pertemuan penuh kehangatan dan pemikiran visioner terjadi antara Bupati Malinau, Wempi W. Mawa, SE, MH, dan Ketua Yayasan Uniper Pertiba Bangka Belitung, Dr. (C) Adi Suputra, dalam sebuah diskusi strategis yang berlangsung di Hotel Neo Airport Soekarno Hatta. Pertemuan ini mempertemukan dua tokoh dengan satu kesamaan besar komitmen membangun SDM unggul sebagai fondasi masa depan daerah.

Ketua Yayasan didampingi oleh Eddy Supriadi, selaku Kabag Admisi dan Humas Pertiba, sementara Bupati Malinau hadir bersama Muhammad Peter, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Malinau. Kehadiran kedua pendamping ini memperkaya diskusi, menjadikan pertemuan semakin substantif dan menyentuh kebutuhan riil masyarakat.



UNIVERSITAS PERTIBA PERTIBA

Kampus Tertua dan Pelopor Pendidikan Tinggi di Bangka Belitung

Uniper Pertiba bukanlah kampus biasa. UNIVERSITAS PERTIBA adalah kampus pertama dan tertua di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, berdiri sejak tahun 1982 jauh sebelum provinsi ini terbentuk secara administratif. Berpuluh tahun lamanya, Uniper Pertiba menjadi penopang utama lahirnya SDM lokal yang berkarakter, berpendidikan, dan berdaya saing nasional.

Dengan berbagai program studi sarjana dan Magister, Uniper Pertiba telah melahirkan ribuan alumni yang kini tersebar di berbagai sektor pemerintahan, Hukum,pendidikan, kesehatan, wirausaha, industri pertambangan, hingga komunitas pemberdayaan masyarakat. Reputasinya sebagai kampus rakyat, kampus yang membangun dari daerah untuk daerah, menjadikannya mitra ideal bagi kabupaten kabupaten yang ingin mempercepat kualitas SDM.Saat ini Uniper Pertuba sudah memiliki Fakultas Hukum, Ekonomi & Bisnis, Magister Manajemen, Magister Hukum Dan Fakultas Sains & Informatika.

OBROLAN STRATEGIS

Menjembatani Pulau dan Perbatasan untuk Mencetak Generasi Sarjana Desa Unggul Dialog antara Bupati Wempi dan Ketua Yayasan AdiSuputra berlangsung cair, hangat, namun penuh bobot pemikiran. Obrolan yang dimulai dengan keakraban perlahan mengerucut menjadi kesepakatan penting Uniper Pertiba siap mendukung dan memperkuat Program Unggulan Bupati Malinau, yakni Desa Sarjana Unggul.Program Desa Sarjana merupakan terobosan visioner Bupati Wempi sebuah langkah progresif memastikan bahwa setiap desa memiliki minimal satu atau beberapa sarjana yang kembali membangun tanah kelahirannya. Langkah ini bukan hanya kebijakan, tetapi political will yang kuat dalam membentuk ketahanan sosial, ekonomi, dan budaya di daerah perbatasan.

Unversitas Pertiba menyambut ini dengan penuh apresiasi dan membuka komitmen:

Menyediakan jalur khusus mahasiswa Malinau. Menawarkan pelatihan kompetensi, vokasi, dan peningkatan kapasitas generasi muda.

Menjadi mitra akademik dalam riset-riset sosial, kepemudaan, dan pembangunan desa.

Membantu memfasilitasi lulusan SMA menuju perguruan tinggi sebagai bagian percepatan Desa Sarjana Unggul.

BUPATI MALINAU PEMIMPIN DENGAN SPIRIT INOVASI DAN BUDAYA

Bupati Wempi W. Mawa dikenal sebagai pemimpin yang kreatif, humanis, dan inovatif. Ia melahirkan berbagai program unggulan seperti, Desa Sarjana Unggul, Millennial Malinau Maju, Pertanian Sehat, Subsidi Ongkos Angkut, Program Berobat Gratis.

Penguatan budaya Irau yang terkenal dengan Festival Budaya yang menggerakan Ekonomi Masyarakat selama kegitan tersebut peredaran Ekonomi hampir 108 Miliar sesuatu yang sangat fantastis, sebagai identitas sosial dan perekat keberagaman masyarakat Malinau

Program-programnya bukan hanya populis, tetapi memiliki fondasi sosiologis yang kuat membangun masyarakat dari akar budaya, memberdayakan pemuda, dan menciptakan keadilan pembangunan  wilayah perbatasan.

Dalam pertemuan itu, Bupati Wempi sangat mengapresiasi kesediaan Uniper Pertiba untuk terlibat langsung dalam peningkatan kualitas SDM Malinau.

 

MENUJU MOU DAN PKS

Langkah Konkret Membangun Infrastruktur Pengetahuan Perbatasan

Sebagai tindak lanjut, kedua pihak sepakat untuk segera menyusun dan menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS). Kolaborasi ini akan memperkuat pembangunan daerah perbatasan, bukan hanya melalui infrastruktur fisik, tetapi juga infrastruktur manusia, yang menjadi kunci masa depan Malinau.

Kerja sama ini diharapkan melahirkan lebih banyak, Sarjana desa Pemimpin muda, Tenaga professional, Inovator perbatasan, Insan berkarakter yang mampu membangun dari garis terdepan NKRI. Kolaborasi dari Bangka Belitung untuk Perbatasan Kalimantan Utara

Pertemuan ini menjadi momentum penting. Ketika kampus tertua Bangka Belitung bertemu dengan pemerintah daerah yang paling inovatif di wilayah perbatasan, maka lahirlah sebuah jembatan pengetahuan yang mempersatukan dua wilayah jauh, namun sama-sama memiliki mimpi besar untuk bangsa.

Semoga kerja sama ini bmenjadi langkah awal bagi lahirnya SDM unggul, desa maju, dan Malinau yang semakin bersinar sebagai daerah perbatasan yang kuat, kreatif, dan berdaya saing.