Universitas Pertiba Gelar Sosialisasi PIDI-DIGDAYA X Hackathon 2026 dan Edukasi SP Non Tunai & Perlindungan Konsumen
Pangkalpinang, 3 Maret 2026
Universitas Pertiba menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Kompetisi
PIDI-DIGDAYA X Hackathon 2026 serta Edukasi Sistem Pembayaran (SP) Non Tunai
dan Perlindungan Konsumen pada Selasa (3/3/2026). Kegiatan yang berlangsung di
lingkungan kampus Universitas Pertiba ini menghadirkan pimpinan universitas,
jajaran dosen, ratusan mahasiswa, serta perwakilan Bank Indonesia Provinsi
Kepulauan Bangka Belitung.Acara ini menjadi momentum penting dalam memperkuat
kolaborasi antara dunia akademik dan otoritas moneter dalam mendorong inovasi
digital sekaligus meningkatkan literasi keuangan mahasiswa di era transformasi
ekonomi digital.
Dorong
Inovasi Digital Mahasiswa
Kegiatan diawali dengan pemaparan
mengenai Kompetisi PIDI-DIGDAYA X Hackathon 2026, yang merupakan ajang
kompetisi inovasi digital bagi mahasiswa untuk menciptakan solusi berbasis
teknologi di bidang ekonomi dan keuangan. Kompetisi ini mendorong lahirnya
ide-ide kreatif yang aplikatif, khususnya dalam mendukung sistem pembayaran
digital, penguatan UMKM, serta perluasan inklusi keuangan. Mahasiswa
dilingkungan Universitas Pertiba tampak antusias mengikuti sesi sosialisasi,
terutama saat dijelaskan peluang pengembangan ide bisnis digital yang
berpotensi diimplementasikan secara nyata.
Edukasi
Sistem Pembayaran Non Tunai dan Perlindungan Konsumen
Selain sosialisasi kompetisi, kegiatan
ini juga menghadirkan edukasi tentang sistem pembayaran non tunai yang semakin
berkembang di Indonesia. Materi yang disampaikan mencakup pemahaman mengenai
transaksi digital yang aman, penggunaan QRIS, dompet digital, serta pentingnya
menjaga keamanan data pribadi dalam transaksi keuangan. Dalam sesi tersebut
juga ditegaskan pentingnya perlindungan konsumen dalam ekosistem keuangan
digital. Mahasiswa diberikan pemahaman mengenai hak dan kewajiban konsumen,
mekanisme pengaduan, serta kewaspadaan terhadap potensi kejahatan siber dan
penipuan digital.
Sambutan
Rektor Universitas Pertiba
Rektor Universitas Pertiba, Dr.
Suardi, SE., M.Sc., Ak., CA., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas
terselenggaranya kegiatan ini sebagai bentuk sinergi strategis antara
Universitas Pertiba dan Bank Indonesia. Beliau menegaskan bahwa kegiatan ini
sangat relevan dengan visi universitas dalam mencetak lulusan yang unggul,
adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta memiliki daya saing di tingkat
nasional maupun global. “Mahasiswa harus menjadi pelaku utama dalam
transformasi digital. Melalui kompetisi ini, kami berharap lahir
inovasi-inovasi baru dari mahasiswa Universitas Pertiba yang mampu memberikan
kontribusi nyata bagi pembangunan ekonomi daerah,” ujar Dr. Suardi. Rektor juga
mendorong mahasiswa untuk tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga
menjadi inovator yang mampu membaca peluang dan menjawab tantangan zaman.
Sedang sambutan Kepala Perwakilan Bank
Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Bapak Rommy S. Tamawiwy, dalam
sambutannya menekankan pentingnya peran generasi muda dalam mendukung
digitalisasi sistem pembayaran nasional. Beliau menyampaikan bahwa Bank
Indonesia terus mendorong transformasi digital sebagai bagian dari penguatan
stabilitas sistem keuangan dan perluasan akses keuangan masyarakat. “Mahasiswa
memiliki potensi besar untuk menghadirkan solusi inovatif berbasis teknologi.
Melalui PIDI-DIGDAYA X Hackathon 2026, kami berharap muncul ide-ide kreatif
yang dapat mendukung pengembangan ekonomi digital, khususnya di Bangka
Belitung,” ungkap Rommy S. Tamawiwy. Ia juga mengingatkan pentingnya literasi
keuangan dan perlindungan konsumen di tengah pesatnya perkembangan transaksi
non tunai. Menurutnya, pemahaman yang baik akan membantu masyarakat terhindar
dari risiko penyalahgunaan data dan penipuan digital.
Antusiasme dan harapan ke depan dalam Kegiatan ini, berlangsung
interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab antara mahasiswa dan narasumber.
Berbagai pertanyaan seputar mekanisme kompetisi, peluang inkubasi ide, serta
keamanan transaksi digital menjadi topik hangat dalam forum tersebut.
Melalui kegiatan ini,Universitas
Pertiba berharap mahasiswa semakin siap menghadapi tantangan ekonomi digital
serta mampu berkontribusi dalam menciptakan inovasi yang berdampak bagi
masyarakat. Kolaborasi antara Universitas Pertiba dan Bank Indonesia ini
diharapkan dapat terus berlanjut dalam berbagai program edukasi dan
pengembangan kapasitas mahasiswa di masa mendatang.( Humas Pertiba).
PERTIBAHome
Kirim Tulisan